Selasa, 03 Oktober 2023

Perasaan

Setiap manusia pastinya punya yang namanya perasaankan? Tidak mungkin kalau manusia terlahir tidak memiliki perasaan. Ya mungkin seiringnya mereka tumbuh menjadi dewasa mereka sudah menghilangkan rasa empati untuk memikirkan perasaan orang yang ada di sekitarnya. Atau mungkin juga mereka tidak peka terhadap perasaan orang lain. Saya pernah baca di salah satu buku pentingnya mengerti perasaan kita maupun perasaan orang lain. Kata Perasaan bisa diartikan adanya pengalaman keadaan yang dirasakan, yang sedang terjadi dalam diri seseorang, contohnya anda bisa mengalami perasaan sedih, senang, takut itu semua karna anda merasakan ada sesuatu yang terjadi dalam diri anda.
Perasaan Sedih adalah kesedihan yang disebabkan oleh suatu peristiwa, pengalaman, hingga situasi yang menyakitkan serta mengecewakan kita. Terdapat berbagai tingkat kesedihan yang terjadi pada seseorang, Meski begitu, rasa sedih hanya bersifat sementara dan bisa menghilang seiring berjalannya waktu.

Perasaan Senang adalah perasaan yang timbul dari suasana hati seseorang, keadaan seseorang yang memiliki rasa tenang, aman, dan juga merasa puas atas pencapaian yang ada di diri mereka. Perasaan senang mungkin sifatnya sementara, karna ada yang lebih tinggi tingkatannya yaitu Bahagia. Apa Bahagia itu bisa di sebut dengan Perasaan?

Perasaan takut  merupakan perasaan gelisah yang berlebihan yang ada di dalam pikiran kita, perasaan ini muncul bisa karna beberapa sebab. Bisa karna kesendirian mereka atau pada saat dalam bahaya. Yup takut itu perasaan yang di miliki oleh setiap manusia.

Dan apakah marah termasuk dengan Perasaan juga? Mungkin lebih ke Emosi ya. Marah muncul dikarnakan respon emosional yang kuat terhadap situasi yang di anggap sebagai ketidakadilan, pertentangan antara manusia. tapi ternyata para ahli mendefinisikan bahwa marah adalah perasaan negative yang membuat ketidaknyamanan bagi orang yang merasakannya.

Kita sangat mudah menilai Perasaan orang lain mungkin dari prilakunya maupun sifat mereka. Tetapi kita tidak pernah mengerti apa sebenarnya yang ada di dalam diri kita ataupun orang lain. Sebelum kita memahami orang lain kita harus bisa memahami diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar